Home Blog

5 Langkah Membuat Konten yang Menarik dan Menjual

0

Banyak yang bilang kalau konten adalah raja.

Tapi, memang ada sesuatu yang misterius dalam membuat konten yang keren dan berpengaruh, terutama untuk mereka yang baru bergabung menjadi kreator konten.

Jadi, apa sih rahasianya untuk membuat konten yang menawan?

Untungnya, membuat konten yang menarik dan menghasilkan keuntungan adalah sesuatu yang bisa kita pelajari cara melakukannya.

Di tulisan kali ini, kita akan membahas tentang:

  • Mengapa kita harus mulai dari menentukan target audiens
  • Pentingnya membuat dan mempertahankan identitas brand yang konsisten
  • Bagaimana menguasai 3 strategi pembuatan konten agar berhasil di era ekonomi digital

Mari kita mulai.

Yuk, tentukan audiens, tujuan, sasaran, dan strategi untuk mencapai kesuksesan sebagai kreator konten

Siapa sih yang tidak ingin untuk bisa mendapatkan nafkah dari konten?

Tapi untuk mendapatkannya, kita membutuhkan audiens.

Itu berarti kita harus memikirkan bagaimana cara untuk menjangkau mereka.

Dan tempat terbaik untuk memulainya adalah dengan menentukan proposisi nilai dan tujuan dari konten kita.

Proposisi nilai adalah semua hal tentang siapa yang mau kita bantu dengan konten kita, sementara tujuan adalah tentang mengapa kita membuatnya.

Misalnya, goal kita adalah membuat konten tentang resep-resep makanan.

Mari kita persempit lagi.

Mungkin konten kita tidak untuk semua orang, hanya sebagian tertentu saja.

Misalnya, ibu rumah tangga yang mau belajar bagaimana cara membuat makanan sehat dengan anggaran yang ekonomis.

Nah, setelah kita menentukan siapa yang ingin kita jangkau, selanjutnya adalah menjawab pertanyaan ini:

Perubahan apa yang ingin kita bawa dalam hidup audiens kita?

Untuk menjawabnya, kita bisa merefleksikan tentang bagaimana situasi audiens sebelum dan sesudah berinteraksi dengan konten kita.

Apa yang idealnya akan berubah setelah mengikuti ide dan saran yang kita berikan?

Ada 3 hal yang perlu kita perhatikan di sini:

Apa yang target audiens kita lalui, bagaimana perasaan mereka dan apa yang mereka pikirkan.

Mari kembali kepada maksud kita untuk membantu para ibu rumah tangga tadi.

Sebelum kita membuat konten tentang resep makanan sehat yang praktis dan ekonomis, target audiens kita mengalami kesulitan ketika membuat makanan sehat untuk keluarga mereka.

Tapi setelah berinteraksi dengan konten kita dan mengikuti ide yang diberikan, mereka jadi tahu bagaimana membuat makanan sehat untuk keluarga mereka.

Sekarang, mereka merasa positif dan optimis dengan kemampuan mereka membuat menu makanan sehat tanpa perlu menguras isi dompet.

Selanjutnya, kita dapat memutuskan kategori yang akan membantu kita mengubah cara berpikir dan perasaan (ciee.. bawa-bawa perasaan) audiens tentang topik yang kita pilih.

Kita bisa memiliki 7 kategori (untuk menjaga agar tidak terlalu banyak).

Jadi misalnya tujuan konten kita adalah membantu orang-orang usia 30an untuk menyiapkan masa pensiun mereka, kita dapat membuat kategori seperti “investasi”, “cara menabung”, “cara membuat anggaran” dan “pendapatan sampingan”.

Nah, kita sudah mengetahui pentingnya untuk memulai dari menentukan target audiens, tujuan serta strategi ketika ingin mendalami profesi kreator konten.

Selanjutnya kita akan lebih jauh mengenali target audiens dan berinteraksi dengan mereka melalui konten kita.

Yuk, kenali target audiens dengan interaksi langsung atau riset tentang mereka

Penting untuk mengetahui apa yang disukai seseorang jika kita ingin membuat mereka terkesan.

Dan itu juga berlaku terhadap audiens kita.

Jadi apa saja yang perlu kita ketahui tentang mereka?

Pikirkanlah tentang teman-teman kita.
Apa yang kita tahu tentang mereka juga perlu kita temukan dari audiens kita.

Apa yang membuat mereka tergerak?
Apa yang membuat mereka tersenyum?
Apa saja impian mereka?

Kalau kita mengetahuinya, kita dapat langsung membahas pokok permasalahan dan berbicara dengan mereka tanpa khawatir apakah mereka akan menyukai konten kita atau tidak.

Jadi, bagaimana cara untuk mengenal audiens kita?

Salah satunya adalah dengan memperhatikan mereka.

Hal itu bisa sesederhana mengunjungi blog atau website dengan topik yang sama dengan kita, dan melihat yang apa yang dikatakan oleh para pembaca di kolom komentar.

Kata-kata mereka akan menyingkapkan banyak hal tentang keinginan, impian dan ketakutan yang mereka miliki.

Membuat konten yang diisi dengan pertanyaan terbuka (apa, mengapa, bagaimana) dan mendorong audiens untuk bergabung dalam diskusi juga merupakan cara yang bagus untuk menemukan apa yang menggerakkan mereka.

Contoh, “hal apa yang menjadi kesulitan untuk kamu ketika membuat konten?”

Sekarang, ketika kita sudah mengetahui siapa audiens kita, selanjutnya adalah mempelajari seluk beluk cara mengumpulkan ide untuk konten kita.

Kumpulkan ide dengan membagi kategori ke dalam subkategori dan memikirkan apa yang ingin kita capai

Bagaimana cara untuk menghasilkan ide konten baru yang menarik?

Mari kita pelajari 2 strategi untuk melakukannya.

Teknik pertama disebut sebagai metode “sang ahli” atau the expert.

Yaitu dengan memecah kategori konten kita menjadi beberapa subkategori dan topik-topik.


Hal ini menciptakan pengalaman menikmati konten yang lebih memuaskan, karena akan membuat audiens kita menjadi expert dengan lebih cepat di kategori yang kita sediakan.

Setiap subkategori akan membuat audiens kita lebih akrab dengan subjek tertentu.

Contoh, kita membuat konten untuk mereka yang ingin memulai investasi keuangan.

Satu kategori mungkin akan membahas tentang investasi keuangan secara umum. Kemudian, kita dapat menciptakan subkategori yang membahas tentang investasi saham dan reksa dana secara spesifik.

Terus, bagaimana cara untuk membuat subkategori yang relevan dengan kategori utama?

Pikirkan saja tentang apa yang audiens kita perlu kuasai di kategori tertentu. Setelah itu, mulailah membagi subkategori menjadi beberapa topik dan konten-konten.

Ambil contoh, subkategori investasi saham. Kita dapat membuat banyak konten menarik terkait hal tersebut – konten seperti “tips investasi saham untuk pemula”, atau “apa bedanya investasi vs trading saham.”

Teknik selanjutnya adalah, metode target.

Yaitu dengan menentukan target dan berusaha mencapainya.

Misalnya, target kita adalah mendapatkan 250 follower di akhir bulan.
Kita dapat menggunakan target tersebut untuk menyusun proses pembuatan konten.

Apa yang kira-kira dibutuhkan untuk mencapainya?

Mungkin kita perlu membuat konten kolaborasi dengan sesama kreator konten?
Membuat guest post?
Giveaway, mungkin?

Selanjutnya, kita akan belajar tentang konten yang menjual.

Gunakan teknik penawaran untuk mendorong orang membeli produk atau jasa kita

Menciptakan konten yang menarik dan membuat audiens terlibat adalah satu hal, tapi menggunakan konten kita untuk menawarkan produk atau jasa adalah hal yang lain.

Bagaimana kita bisa meyakinkan audiens kita untuk menekan tombol “beli” dan mengubah konten kita menjadi penghasil cuan?

Gunakanlah teknik penawaran


Teknik ini merancang konten sedemikian rupa sehingga menunjukkan kepada audiens bahwa produk atau jasa kita bisa menyelesaikan permasalahan yang bahkan mereka tidak sadari.

Ada 5 tahap.

Dan di setiap tahap, kita perlu bertanya pada diri kita sendiri, “konten apa yang akan membawa mereka ke tahap selanjutnya?”

Tahap pertama, tarik perhatian audiens kepada permasalahan yang mereka miliki – bahkan ketika mereka tidak melihat hal tersebut sebagai sebuah masalah – dan tunjukkan bahwa kita memiliki solusinya.

Caranya adalah dengan menekankan kesulitan yang mungkin dihadapi oleh audiens jika mereka tidak mengetahuinya.

Judul konten seperti “7 kesalahan trader saham pemula yang tidak banyak disadari” adalah contoh yang efektif.

Tahap kedua, beri lebih banyak informasi karena sekarang audiens kita sadar akan permasalahan yang mereka miliki.
Di tahap ini, kita perlu membuat mereka tetap tertarik dengan memberitahukan lebih banyak hal.

Strategi yang baik adalah dengan menekankan bahwa kita menawarkan solusi yang cepat dan mudah.

Jika kita memberi tahu audiens bahwa kita dapat memberi mereka jalan pintas, mereka akan tertarik, jadi gunakan judul seperti “Lima cara cepat dan mudah untuk membuat makanan vegetarian yang enak.”

Tahap ketiga, saat ini audiens kita sudah tahu tentang masalah yang mereka miliki dan manfaat dari produk atau jasa kita.
Tapi kita perlu memberikan dorongan terakhir untuk membuat mereka membeli.
Di sinilah ulasan pelanggan dan testimoni dari audiens lainnya berperan.

Selain itu, terkadang orang memiliki pertanyaan-pertanyaan, bahkan ketika mereka sudah siap membeli sekalipun.

Oleh karena itu, kita perlu juga menyiapkan bagian FAQ (frequently asked questions/ daftar pertanyaan yang sering ditanyakan) atau bahkan fungsi live chat untuk menyelesaikan keraguan atau masalah apa pun yang menghalangi audiens kita untuk menekan tombol beli.

Akhirnya, kita perlu memastikan bahwa mereka yang sudah pernah membeli dari kita, tetap datang kembali.

Kuncinya adalah menjaga hubungan dengan mereka.

Minta mereka untuk bergabung ke dalam milis atau menjadi follower sosmed kita, agar kita dapat tetap menawarkan produk dan jasa yang akan mereka butuhkan di kemudian hari.

Temukan gaya yang unik dan pastikan konsistensi branding

Ketika kita menjaga karakter yang konsisten (dalam pembuatan konten), maka orang-orang akan mulai menganggap brand kita sebagai sebuah identitas.

Oleh karenanya, kita perlu membentuk “brand voice”, yaitu cara kita berkomunikasi.
Tentang menggunakan nada bicara tertentu dan secara konsisten menggunakan jenis gaya dan kata-kata yang sama.

Kalau kita terbiasa santai dan jenaka, jangan tiba-tiba menjadi serius, dan sebaliknya.
Karena kalau kita tidak konsisten, audiens kita jadi bingung.

Jadi bagaimana menentukan brand voice kita?

Kita bisa memulai dari mengumpulkan semua konten yang pernah kita buat.

Kemudian nilailah, apakah konten-konten tersebut sudah memiliki nada bicara yang konsisten?
Apakah konten kita senada dengan konten dari kreator lainnya di topik yang sama?

Selanjutnya, pikirkan tentang branding yang ingin kita bangun.
Apa 3 atribut yang melekat pada kepribadian konten yang kita miliki?

Apakah bernada ceria, kreatif dan ringan?
Ataukah analitis, mendetail dan berani?

Menentukan karakteristik kunci yang ingin kita tonjolkan akan membantu kita menetapkan gaya penyampaian yang mencerminkan hal tersebut.

Kesimpulan

Ada banyak cara untuk membuat konten yang menarik, dan kita memerlukan strategi untuk menghasilkan banyak ide, mempertahankan minat audiens dan meminta mereka untuk menekan tombol beli.

Sumber:

Menambah Follower Instagram Secara Organik? Ini Strateginya!

0

Ketika mencari tips tentang menambah follower Instagram secara organik, saya menemukan banyak blog yang memberikan ‘rahasia’ bermain Instagram sebagai berikut:

“Bikin konten yang berkualitas.”

“Pake hashtags.”

“Konsisten posting di IG”

Tapi…sebenarnya, bagaimana sih caranya untuk menambah follower Instagram secara organik yang makin ke sini makin susah aja?

Oleh karena itu, saya berusaha mencari tahu tips-tips yang yang praktis dan efektif untuk menambah follower dengan tingkat interaksi (engagement) yang tinggi. Dan posting blog kali ini adalah dokumentasi dari hasil pencarian saya.

Untuk memudahkan, saya membuat infografik yang bisa kamu lihat di bagian kesimpulan.

Semoga bermanfaat ya!

Marketing is Simple

0

Marketing.

Dengan segala hingar bingarnya, dapat dirumuskan menjadi 2 pertanyaan utama:

  1. Siapa calon pelanggan Anda?
  2. Dan ada di mana mereka?

Tidak ada hal lain yang sepenting ini.

Jika Anda mengetahui dengan jelas siapa yang menjadi pelanggan Anda, maka Anda akan mengerti kebutuhan mereka, apa yang mereka inginkan dan apakah solusi yang Anda tawarkan cocok untuk mereka.

Jika Anda mengetahui di mana mereka berada maka Anda dapat menjangkau mereka. Anda dapat melakukan hal tersebut secara offline atau online.

Jadi, mulai saat ini gunakan 2 pertanyaan tersebut untuk memandu Anda saat membuat keputusan mengenai upaya pemasaran setiap harinya.

7 Jenis Konten Terbaik untuk Menarik Pengunjung Blog

2

Kalau Anda sedang merasa bingung karena nggak tahu harus bikin artikel apa lagi untuk mengisi blog, maka Anda sedang berada di tempat yang tepat.

Artikel kali ini membahas tentang 7 jenis konten terbaik untuk mendatangkan lebih banyak pengunjung ke blog Anda dan membuat isinya lebih bervariasi.

Ayo kita mulai!

List Post

Artikel berupa list sangat populer di internet. Karena relatif mudah untuk dibuat, mudah juga untuk dibaca dan dipahami.

Dengan demikian, list post menempati posisi pertama sebagai salah satu tipe konten terbaik untuk mengisi blog Anda.

Berikut adalah contoh-contoh list post yang sukses menarik pengunjung:

25 Blogger Terbaik di Indonesia Berbagi Lebih dari 81 Tips Membuat Blog yang Sukses oleh PanduanIM.com

Artikel ini sudah dibagikan lebih dari 2000 kali di sosmed. Angka tersebut menunjukkan kalau artikel ini populer.

Menurut saya pribadi, artikel Mas Darmawan ini adalah salah satu contoh list post terbaik.

…Bayangkan, setelah mewawancarai 25 blogger terkemuka di Indonesia, mas Darmawan merangkum tips-tips ngeblog terbaik yang diberikan oleh mereka.

Kita dapat segera mengetahui hal-hal terbaik mengenai ngeblog hanya dalam satu artikel saja. Luar biasa!

Tips: List post yang sarat informasi berguna serta tidak mudah ditemui di tempat lain seperti contoh di atas akan membuat blog Anda menarik banyak pengunjung.

7 Cara Paling Ekstrem untuk Bermain Sepakbola – ftb90.com

Para pembaca yang menyukai list post biasanya berasal dari usia yang lebih muda. Sehingga, list post yang berupa infotainment seperti ini juga sangat diminati.

Tips: Pastikan bahwa list post yang Anda buat nyambung dengan tema utama dari blog Anda.

Contoh, artikel tentang komik doraemon tentu lebih nyambung dengan blog anime dibandingkan untuk blog olah raga atau lifestyle.

5 Cara Mengecilkan Perut Tanpa Olahraga – FHM

Siapa yang ingin punya perut langsing? Tanpa Olahraga? Hahaha…

Artikel ini memuat tips yang dicari oleh banyak orang (termasuk saya..hehe) dan setelah dicoba, saya pun dapat merasakan manfaatnya.

Tips: Dengan menambahkan gambar sebagai heading di setiap poin dapat membuat artikel Anda terlihat lebih menarik dan enak dibaca.

Sekarang…

… Coba ingat-ingat kembali tulisan-tulisan Anda sebelumnya.

Apakah ada yang dapat diubah bentuknya menjadi list post?

Jika Anda pernah menulis tentang pengalaman liburan ke Lombok, maka Anda dapat membuat list post misalnya:

  • 10 Hal yang Harus Anda lakukan di Lombok bersama Pasangan
  • 5 Makanan Khas Lombok yang Menggoda Lidah
  • 7 Kisah Misterius di balik Keindahan Alam Lombok

Sudah ada ide mau nulis list post apa?

Tulis ide Anda tersebut sekarang juga. Jangan sampai lupa!

Saya akan menunggu…

…Sudah?

Oke, ayo kita lanjutkan.

 

Kata Kutipan

 

Yang ini juga relatif mudah untuk dibuat.

Orang-orang menyukai kata-kata mutiara. Karena kadang sebuah kalimat yang tepat, dapat mengubah pemikiran orang dengan cara yang ajaib.

Jadi, kalau Anda memiliki kata kutipan favorit, jangan ragu untuk membagikannya melalui blog Anda. Siapa tahu, ada seseorang nun jauh di sana yang membutuhkannya.

Kuncinya adalah, masukkan kata kutipan pilihan Anda ke dalam sebuah gambar.

Gambar tersebut kemudian dapat Anda share di social media, lengkap dengan alamat blog Anda atau username instagram Anda (contoh: @blogivan).

Mengkombinasikan teks berisi kata kutipan dengan gambar yang nyambung akan meningkatkan kesempatan untuk mendapatkan banyak like dan komen.

Dengan demikian, kemungkinan agar pengunjung blog bertambah pun semakin besar.

Untuk membuat visual yang bagus di PC kita bisa menggunakan Canva.com.

Sementara untuk gambar background yang bagus dan gratis kita dapat menggunakan Pixabay.com atau hasil jepretan kamera kita sendiri.

Punya kata kutipan favorit?

Ayo bagikan lewat blog Anda sekarang juga. Sertakan juga cerita di balik kata-kata tersebut.

 

Video

Video is everywhere!

Termasuk untuk blogger. Dan akhirnya, lahirlah video blogger, atau vlogger.

Beberapa ide untuk video Anda:

  • Tutorial
  • Review
  • Entertainment
  • Test produk

Di bawah ada beberapa contoh video yang dibuat oleh vlogger beken Indonesia:

Entertainment: Tim2One
Dengan hape berkamera dan kreatifitas, Anda dapat membuat konten video sekarang juga. Sementara untuk proses editing, dapat menggunakan software bawaan windows yaitu Movie Maker.

Artikel Review

Artikel review adalah salah satu jenis konten yang paling dicari para pengunjung blog. Terutama oleh para pembaca yang sedang bersiap-siap untuk membeli sesuatu.

Entah itu gadget terbaru di mana belum ada yang punya, paket liburan ke pantai eksotis anti-mainstream di Indonesia atau hang out di salah satu rooftop di langit Jakarta.

Karena itulah food blogger dan travel blogger cepat meraih kepopuleran.

Tidak ada yang mau ambil resiko membeli kucing dalam karung.

Blogger penulis review, sebaliknya bersedia mengambil resiko tersebut dan menuliskan pengalamannya seobjektif mungkin.

Kemudian membagikan pengalamannya tersebut dengan cara yang menarik.

Sehingga, kita bisa memilih tempat makan paling instagramable di Bandung beserta kamera mirrorless yang paling sesuai untuk kebutuhan tersebut tanpa perlu takut membeli kucing dalam karung lagi.

Netizen are getting smarter!

 

Tips untuk penulis artikel review:

Jika artikel Anda adalah paid/sponsored review atau endorsement, maka pastikan pembaca mengetahui dengan jelas hal tersebut.

Bisa dengan kalimat disclaimer yang menyatakan bahwa artikel tersebut adalah advertorial di mana Anda telah menulis review yang objektif dan tidak terpengaruh bias.

Hal ini akan membuat para pembaca respek terhadap Anda, dan tidak merasa terganggu ketika mengetahui belakangan bahwa tulisan yang Anda buat adalah salah satu bentuk iklan yang menarik.

Guest post

Nah ini menarik.

Ini adalah tipe konten yang tidak Anda buat sendiri. Tapi, dibuat oleh blogger lain untuk mengisi ruang di blog Anda.

Seperti namanya, ini adalah artikel yang ditulis oleh penulis tamu.

Apa untungnya?

Anda mendapatkan konten yang berkualitas tanpa perlu membuatnya sendiri, dan penulis guest post tersebut akan mendapatkan pengunjung dari blog Anda melalui link yang ada di dalam tulisannya.

Simbiosis mutualisme antara sesama blogger.

Anda pun dapat menjadi guest blogger, dan menulis konten untuk diterbitkan di blog orang lain. Pastikan, blog yang dituju memiliki topik yang nyambung dengan tulisan ataupun topik utama blog Anda.

 

Infografis

infografis

Tidak diragukan lagi.

Ini adalah salah satu jenis konten yang terbukti mampu mendatangkan banyak pengunjung!

Infografis adalah sebuah konten visual yang dibuat dengan tujuan menyajikan hal yang rumit bin njelimet menjadi mudah dimengerti.

Contoh…

…Banyak orang yang ingin mengetahui seluk beluk cara mengelola keuangan pribadi, tanpa harus dipusingkan dengan istilah-istilah teknis.

Jika Anda bisa menyajikan hal tersebut semudah dan menyenangkan layaknya membaca sebuah komik, maka orang-orang akan mencari informasi lebih lanjut di blog Anda.

 

Setiap topik yang menarik dapat dijadikan infografis, tapi sekali lagi, topik tersebut harus sesuai dengan blog Anda sehingga menimbulkan kesan konsisten dan profesional.

Untuk membuatnya, dapat menggunakan tool online berikut ini:

Tool-tool online tersebut di atas menyediakan template yang dapat dipakai langsung untuk membuat infografis yang menarik. Jadi, tidak perlu khawatir jika Anda merasa tidak memiliki skill desain sekalipun.

 

Wawancara

Dan terakhir.

Wawancara adalah konten yang bisa berbentuk tulisan, rekaman audio dan video.

Seperti artikel milik mas Darmawan dari PanduanIM.com yang mewawancarai 25 blogger terbaik Indonesia dan merangkumnya menjadi sebuah artikel blog, banyak pembaca akan mendapatkan manfaat dari artikel yang berisi intisari dari wawancara Anda.

Kini, wawancara tidak perlu dilakukan secara offline atau tatap muka. Anda dapat melakukan wawancara via whatsapp, Facebook messenger atau email.

Yang penting Anda dapat merangkum hasil wawancara tersebut dan menyajikan dengan struktur yang mudah dimengerti dan enak dibaca.

 

Kesimpulan

Anda telah mengetahui beberapa tipe konten yang dapat dimuat oleh sebuah blog. Jadi, blog tidak melulu berisi teks.

Untuk mendatangkan banyak pengunjung ke blog, Anda perlu mengetahui konten seperti apa yang dicari oleh mereka. Jenis-jenis konten tersebut di atas terbukti sebagai konten terbaik untuk itu.

Dan memang, untuk membuat konten visual seperti video atau infografis memerlukan kemampuan yang belum tentu kita miliki.

Di jaman crowdsourcing sekarang ini, Anda dapat mendelegasikan hal tersebut kepada ahlinya. Anda dapat mencarinya di marketplace penyedia jasa freelancer seperti fiverr, projects.co.id, freelancer dan odesk.

Sekarang giliran Anda, apakah Anda ingin membagikan pengalaman pembuatan konten di blog Anda? Apakah banyak pengunjung yang datang untuk melihat konten tersebut?

 

Flat Share: Solusi Tempat Tinggal Murah dengan Berbagi Biaya

4

Flat Share, Trend Dunia yang Sedang Melanda Indonesia

Hidup di jaman digital seperti sekarang ini memberikan satu kelebihan untuk kita.

Yaitu ketersediaan informasi.

Kebayang nggak, kalau Google tidak pernah ada?

Sulit kan?

Oleh karena itu hargailah orang tua kita, karena mereka mampu bertahan melewati masa sekolah, kuliah, mencari tempat kos, pacaran dan mencari kerja tanpa Google. (Iya bener! Jaman dulu, mana ada tuh ngelamar kerja tinggal ketak-ketik email terus dapat panggilan interview? Semua serba manual!)

Dan ngomong-ngomong soal mencari tempat kos, pernah dengar tentang trend flat share?

Yaitu berbagi tempat tinggal sementara dengan orang lain yang bahkan belum kita kenal.

Seru ya.

Orang-orang yang tinggal di dalam shared flat atau shared house disebut juga housemate atau teman serumah.

Flat sharing memang sedang menjadi trend.

Semuanya dimulai dari sebuah website atau aplikasi yang mempertemukan tuan rumah (bisa juga penghuni kosan, apartemen atau rumah) dengan calon penyewa yang sedang mencari tempat tinggal murah dengan cara berbagi biaya tinggal.

Hal ini menjadi alternatif mencari tempat tinggal murah untuk para mahasiswa/mahasiswi dan profesional muda yang sedang mencari tempat tinggal yang nyaman dan ekonomis.

Bagaimana Cara Kerja Flat Share?

Para calon penyewa yang ingin menemukan tempat tinggal sementara yang ideal dan sesuai dengan kebutuhan mengakses website pencari flat share. Sementara, para tuan rumah dapat Mengiklankan kamar atau rumah mereka di website yang sama.

Kedua kebutuhan ini kemudian bertemu sehingga terbentuklah online marketplace yang berperan sebagai medium.

Di Indonesia sendiri, kita memiliki serumah.com sebagai salah satu pelopor website pencari flat share dengan cita rasa lokal.

 

 

 

 

Jadi Siapa saja yang butuh informasi yang ditawarkan oleh Serumah.com?

  • Orang yang sedang mencari tempat untuk disewa
  • Penyewa yang sedang mencari roommate untuk berbagi tempat
  • Penyewa yang akan keluar dan mencari orang untuk menggantikan tempatnya.
  • Pemilik tempat yang turut tinggal di properti
  • Pemilik tempat yang tidak tinggal di properti
  • Agen, seseorang yang mempromosikan tempat untuk mendapatkan komisi

Dan semua kebutuhan ini dapat dipenuhi dengan tiga fitur utama dari serumah.com, yaitu:

  1. Cari teman sekamar
  2. Cari kamar
  3. dan Iklankan Kamar

Berikut juga tambahan informasi mengenai Serumah.com:

Mereka yang ingin berbagi kamar sewa (sharing room rent) bisa mengiklankan kamar mereka.

Penyewa yang ingin mencari teman patungan sewa dapat mengiklankan tempat tinggal mereka (apartemen, kost dan juga rumah sewa) di serumah.com.

Kemudian, para pencari tempat tinggal dapat mencari properti yang mereka butuhkan sesuai dengan budget, lokasi dan profil calon roommate atau housemate mereka.

 

Kesimpulan

Situs serumah.com bisa menjadi jawaban mudah bagi mahasiswa dan profesional muda yang merantau dari kota asal yang mencari tempat tinggal dan teman sekamar berdasarkan preferensi mereka.

Di kota-kota besar di Indonesia, trend flat share ini semakin menunjukkan peningkatan, dan situs serumah.com telah menjadi bagian dari trend tersebut.