Selamat Tinggal Air Asia QZ8501

Kehilangan…

Merasa kehilangan orang yang tidak pernah saya kenal sebelumnya. Tapi hati ini ikut sakit. Mata ini turut berlinang air mata, ketika berita itu sampai.

Tidak berapa lama sejak dada ini sesak ketika mendengar longsor meluluhlantakkan Banjarnegara.

Ketika mereka yang tidak berdaya berteriak minta tolong walau hanya sebentar.

Bencana!

Katanya bangsa kita sudah terbiasa dengan bencana. Tim SAR Indonesia dianggap sebagai salah satu yang terbaik di Asia, bahkan kalau boleh saya bilang, di dunia.

Rasa lelah dipaksanya bertekuk lutut.
Haus dan lapar, nanti dulu ya.

Saat ini aku sedang membawa Saudaraku. Anakku. Orang tuaku.
Beristirahatlah!

Biarkan tangismu pecah dan air mata membasuh lukamu.
Sakit ini tidak akan cepat hilang. Membekas dalam hati sampai kita bertemu lagi.

Ketika saat itu tiba, Tuhan akan menghapus segala air mata kita.